Sabtu, 8 Oktober 2011, Saat jam istirahat ada seorang siswa kelas 7 beli Mie instan di kantin BuJay, ketika di tanya uangnya, katanya sudah Mbayar di BuJay. Padahal BELUM. Dan Akhirnya ia pun merogoh sakunya menyerahkan uang Rp. 2000,-.
Kalau sudah begini.... Malu Khan....??? Masih kelas 7 koq sudah pinter nipu ya.....
Ini peringatan bagi yang lain...!!!
JANGAN KORBANKAN HARGA DIRIMU DENGAN MENIPU DAN MENCURI.
APALAH ARTINYA UANG RIBUAN KALAU HARUS DIBAYAR DENGAN NERAKA JAHANNAM...!!!
Belajarlah JUJUR sejak dini, karena kejujuran akan menyelamatkan kehidupan kamu di dunia dan akhirat
Sabtu, 08 Oktober 2011
Rabu, 28 September 2011
HIJRAH dari Glongggongan ke Tawangsari
Alhamdulillah......... tanggal 5 Juli 2011 saat liburan yang lalu kami sekeluarga pindah rumah dari Dsn Glonggongan RT. 20 RW. 05 Desa Sumbertebu, Kec. Bangsal Ke Rumah baru meskipun belum selesai 100% dengan alamat Dsn Tawangsari Utara RT. 06 RW. 02 Desa Ngrowo, Kec. Bangsal, Mojokerto. Mohon do'anya mudah-mudahan rumah kami menjadi SURGA bagi kami sekeluarga. Amiin Ya Robbal 'Alamiin
Minggu, 06 Maret 2011
Jajanan Anak Sekolah Mengkhawatirkan
Republika - Rabu, 2 Maret 2011
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA ---Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Kustantinah, mengatakan sekitar 40-45 persen pangan jajanan anak sekolah (PJAS) mengandung bahan berbahaya. “Jumlah ini sudah mengkhawatirkan,'' tegasnya usai menandatangani nota kesepakatan dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tentang Pengarusutamaan Gender dan Pemenuhan Hak Anak di bidang Obat dan Makanan di Jakarta, Rabu (2/3).
Berdasarkan penelitian BPOM terhadap PJAS, sekitar 40-45 persen dari seluruh sample yang diuji kedapatan menggunakan bahan kimia berbahaya atau tidak memenuhi syarat kesehatan. Bahan kimia berbahaya tersebut meliputi bahan pengawet seperti formalin dan boraks, serta bahan pewarna seperti rhodamin B dan methanil yellow.
Ia mengatakan dampak mengonsumsi PJAS tersebut tidak akan langsung. ''Bahan berbahaya akan tertumpuk secara akumulasi dalam organ tubuh mungkin baru puluhan tahun berikutnya terasa yang timbul dalam bentuk penyakit,'' tutur Kustantinah.
Bahan kimia berbahaya terus digunakan dalam PJAS karena bahan tersebut dijual bebas di toko bahan kimia. Ia mengatakan pengawasan terhadap toko bahan kimia bukan wewenang BPOM, namun berada di bawah pengawasan Kementrian Perdagangan.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA ---Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Kustantinah, mengatakan sekitar 40-45 persen pangan jajanan anak sekolah (PJAS) mengandung bahan berbahaya. “Jumlah ini sudah mengkhawatirkan,'' tegasnya usai menandatangani nota kesepakatan dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tentang Pengarusutamaan Gender dan Pemenuhan Hak Anak di bidang Obat dan Makanan di Jakarta, Rabu (2/3).
Berdasarkan penelitian BPOM terhadap PJAS, sekitar 40-45 persen dari seluruh sample yang diuji kedapatan menggunakan bahan kimia berbahaya atau tidak memenuhi syarat kesehatan. Bahan kimia berbahaya tersebut meliputi bahan pengawet seperti formalin dan boraks, serta bahan pewarna seperti rhodamin B dan methanil yellow.
Ia mengatakan dampak mengonsumsi PJAS tersebut tidak akan langsung. ''Bahan berbahaya akan tertumpuk secara akumulasi dalam organ tubuh mungkin baru puluhan tahun berikutnya terasa yang timbul dalam bentuk penyakit,'' tutur Kustantinah.
Bahan kimia berbahaya terus digunakan dalam PJAS karena bahan tersebut dijual bebas di toko bahan kimia. Ia mengatakan pengawasan terhadap toko bahan kimia bukan wewenang BPOM, namun berada di bawah pengawasan Kementrian Perdagangan.
Senin, 29 November 2010
My Baby
Alhamdulillah..... Hari Rabu Legi, 24 Nopember 2010 ( 17 Dzulhijjah 1431 H.), pukul 12.00 WIB telah lahir dengan selamat bayi Bujay dengan berat 3,5 Kg, panjang 55 cm. di bidan Bu Endang Karangdami
Kelahirannya bertepatan dengan kehadiran para jamaah Haji Indonesia khususnya Kabupaten Mojokerto (Hj. Nurul Ismawati dan H. Moch. Nurfauzi).
Beberapa jam kemudia sang Bayi ternyata ada sedikit masalah kareena belum mau minum susu sampai malam hari. Akhirnya dirujuk ke RS. Kartini. Alhamdulillah... Sabtu sore pukul 17.00 WIB sudah sehat kembali dan diperbolehkan pulang. Inilah visualisasinya sesaat setelah pulang dari RS. Kartini

Kelahirannya bertepatan dengan kehadiran para jamaah Haji Indonesia khususnya Kabupaten Mojokerto (Hj. Nurul Ismawati dan H. Moch. Nurfauzi).
Beberapa jam kemudia sang Bayi ternyata ada sedikit masalah kareena belum mau minum susu sampai malam hari. Akhirnya dirujuk ke RS. Kartini. Alhamdulillah... Sabtu sore pukul 17.00 WIB sudah sehat kembali dan diperbolehkan pulang. Inilah visualisasinya sesaat setelah pulang dari RS. Kartini
Kamis, 18 November 2010
IDUL ADHA DI KANTIN
Rabu, 10 November 2010
BELUM BAYAR, MINTA KEMBALIAN
Senin, 8 Nopember 2010 salah satu siswa kelas 7-D yang bernama Ach. Rzl minta kembalian Rp. 3000,- padahal BuJay belum menerima uangnya. Setelah terjadi perdebatan dan dengan bukti-bukti yang meyakinkan akhirnya siswa tersebut terpaksa pinjam uang temannya untuk membayar.
Makanya... Jangan suka ngibul, jangan suka nipu..... kalau ketahuan khan... MALU..... Belum lagi di akhirat...!!!!
Pada saat hampir bersamaan siswa kelas 7 yang lain juga melakukan hal serupa.
BuJay hanya mengingatkan, cepat-cepat bertaubat bagi para siswa yang suka menipu dan mencuri, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
INGAT ...!!! JANGAN KORBANKAN HARGA DIRIMU DENGAN MENIPU DAN MENCURI. APALAH ARTINYA UANG RIBUAN KALAU DIBALAS NERAKA JAHANNAM. NA'UDZUBILLAH...!!!
Selasa, 10 Nopember 2010 lagi lagi siswi kelas 8-D yang bernama Dinda minta kembalian padahal belum membayar, setelah ditunjukkan bukti-bukti dan fakta-fakta yang kuat dan meyakinkan, akhirnya dia membayar.Duuuhhh Malunya... dilihat temann-temannya. kalau masih belum jera juga dan mengulangi terus menerus terpaksa nanti Fotonya yang saya tampilkan di Web ini. Maaf terpaksa nama saya sebutkan karena melakukan hal sama pada saat kelas 7 dulu.
INGAT ...!!! JANGAN KORBANKAN HARGA DIRIMU DENGAN MENIPU DAN MENCURI. APALAH ARTINYA UANG RIBUAN KALAU DIBALAS NERAKA JAHANNAM. NA'UDZUBILLAH...!!!
KANTIN BUJAY Dilengkapi dengan ribuan kamera pengawas tersembunyi yang siap mengintai para penipu dan pencuri. Siapapun yang melakukan penipuan dan pencurian akan berhadapan dengan BuJay dengan menampilkan pelakunya di Web ini dan juga berhadapan dengan Malaikat Roqib dan Atid.
Makanya... Jangan suka ngibul, jangan suka nipu..... kalau ketahuan khan... MALU..... Belum lagi di akhirat...!!!!
Pada saat hampir bersamaan siswa kelas 7 yang lain juga melakukan hal serupa.
BuJay hanya mengingatkan, cepat-cepat bertaubat bagi para siswa yang suka menipu dan mencuri, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
INGAT ...!!! JANGAN KORBANKAN HARGA DIRIMU DENGAN MENIPU DAN MENCURI. APALAH ARTINYA UANG RIBUAN KALAU DIBALAS NERAKA JAHANNAM. NA'UDZUBILLAH...!!!
Selasa, 10 Nopember 2010 lagi lagi siswi kelas 8-D yang bernama Dinda minta kembalian padahal belum membayar, setelah ditunjukkan bukti-bukti dan fakta-fakta yang kuat dan meyakinkan, akhirnya dia membayar.Duuuhhh Malunya... dilihat temann-temannya. kalau masih belum jera juga dan mengulangi terus menerus terpaksa nanti Fotonya yang saya tampilkan di Web ini. Maaf terpaksa nama saya sebutkan karena melakukan hal sama pada saat kelas 7 dulu.
INGAT ...!!! JANGAN KORBANKAN HARGA DIRIMU DENGAN MENIPU DAN MENCURI. APALAH ARTINYA UANG RIBUAN KALAU DIBALAS NERAKA JAHANNAM. NA'UDZUBILLAH...!!!
KANTIN BUJAY Dilengkapi dengan ribuan kamera pengawas tersembunyi yang siap mengintai para penipu dan pencuri. Siapapun yang melakukan penipuan dan pencurian akan berhadapan dengan BuJay dengan menampilkan pelakunya di Web ini dan juga berhadapan dengan Malaikat Roqib dan Atid.
Selasa, 05 Oktober 2010
Pinjam koq gak Dikembalikan....
Sudah beberapa kali ini Bujay selalu meminjamkan barang kepada siswa-siswi SMPN 2 Bangsal tetapi yang pinjam kurang bertanggung jawab. SERING TIDAK DIKEMBALIKAN atau DIRUSAKKAN.
Yang terakhir adalah jum'at kemarin, 1 Oktober 2010 saat jumat bersih menyongsong akreditasi sekolah. Gayung air hilang, pel-pelan dirusakkan.
Ketika ditanya sang peminjam (tanpa penyesalan) selalu mengelak tadi dipinjam teman saya, dipinjam teman saya, dipoinjam teman saya, ....... dan akhirnya hilang tanpa pesan.
Kami ikhlas meminjamkan apapun kepada siswa tetapi tolong bertanggung jawab dalam meminjam.
Yang sering Hilang/tidak dikembalikan adalah piring, lengser, sendok, garpu, cebuk air, gayung air, dll. Yang sering dirusakkan adalah sapu, pel-pelan, dll.
Siapapun yang meminjam barang-barang bujay tolong yang bertanggung jawab ya..... jangan asal pinjam tapi tidak mau mengembalikan atau dirusakkan. OK...????
Yang terakhir adalah jum'at kemarin, 1 Oktober 2010 saat jumat bersih menyongsong akreditasi sekolah. Gayung air hilang, pel-pelan dirusakkan.
Ketika ditanya sang peminjam (tanpa penyesalan) selalu mengelak tadi dipinjam teman saya, dipinjam teman saya, dipoinjam teman saya, ....... dan akhirnya hilang tanpa pesan.
Kami ikhlas meminjamkan apapun kepada siswa tetapi tolong bertanggung jawab dalam meminjam.
Yang sering Hilang/tidak dikembalikan adalah piring, lengser, sendok, garpu, cebuk air, gayung air, dll. Yang sering dirusakkan adalah sapu, pel-pelan, dll.
Siapapun yang meminjam barang-barang bujay tolong yang bertanggung jawab ya..... jangan asal pinjam tapi tidak mau mengembalikan atau dirusakkan. OK...????
Langganan:
Postingan (Atom)